Penandatanganan MOU dan Kuliah Umum



Penandatanganan MoU dan Kuliah Umum 
STIKes Madani Yogyakarta (SMY) 2014


#KuliahUmumSMY

Cuaca sangat cerah dan cukup menyengat menyelimuti kota pelajar. Namun, tidak menyurutkan langkah rekan rekan Keperawatan SMY. Senin, 22 September 2014 pukul 10.20 bertempat di Aula STIKes Madani Yogyakarta telah dilaksanakan agenda besar yaitu kuliah umum dan penandatanganan MoU dengan pihak PT. Tenriawaru Indah Abadi (Elite International Recruitment) dengan STIKes Madani Yogyakarta.

Pembawa acara Irsyad Zaki Ramadhan. Foto: Dok @HimikaSMY

Irsyad Zaki Ramadhan bertindak selaku MC telah membuka acara yang dilanjutkan sambutan pertama oleh Ketua HIMIKA SMY Satya Putra Lencana. Dilanjutkan oleh Sambutan Ketua SMY Bapak Darmasta Maulana, S.Kep., M.Kes. dan sambutan dari Yayasan Atturots Al-Islamy oleh Ustadz Abu Nida, Lc.

Sambutan ketua panitia oleh Satya Putra Lencana. Foto: Dok @HimikaSMY


Sambutan dari ketua STIKes Madani, Darmasta Maulana, S.Kep., M.Kes. Foto: Dok @HimikaSMY

Sambutan dari pihak yayasan Atturots Al-Islamy oleh Abu Nida, Lc. Foto: Dok @HimikaSMY

Selaku nara sumber sekaligus perwakilan dari pihak PT. Tenriawaru Indah Abadi  adalah Siswanto M. Muhammad. Beliau pendiri Elite International Recruitment dari Kuwait, punya banyak pengalaman kerja dan organisasi. Beliau pernah menjabat sebagai PERKIBA dan Ketua PPNI Kuwait tahun 2006-2008.

Nara sumber Siswanto M. Muhammad. Foto: Dok @HimikaSMY

Sewaktu menjadi mahasiswa pria  kelahiran Magelang, Jawa Tengah Indonesia ini pernah menjadi Ketua I Senat Mahasiswa.

Kerjasama ini pertama kali dilakukan oleh isntitusi SMY. Berawal dari keprihatinan anak bangsa dengan kondisi TKI Indonesia dan tanggapan dari isyu masyarakat yang mengatakan “orang Indonesia hanyalah pembantu rumah tangga khususnya di timur tengah. Pada kesempatan ini Bapak Siswanto memberikan gambaran  tentang prospek tenaga kerja di luar negeri khususnya dari Indonesia.

Kerjasama dengan SMY adalah long term, jangka panjang dengan melakukan upgrade sistem kurikulum keperawatan dengan beberapa standart international. Tahap yang dilakukan adalah mengikuti screening test kemampuan mahasiswa, interview dan training.

"Mimpi tidak hanya menjadi kenyataan, tetapi mimpi untuk selamanya, wujudkan mimpi kerja diluar negeri dan pulang membangun Indonesia. Tidak mungkin menjadi kenyataan jika anda kuliah dan kebanyakan tidur” ujar Bapak Siswanto.


 
Penandatanganan MoU oleh Siswanto M. Muhammad dan Darmasta Maulana. Foto: Khoiruzzaman

Penandatanganan MoU oleh Siswanto M. Muhammad dan Darmasta Maulana. Foto: Khoiruzzaman


Pukul 11.00 WIB selesailah acara panandatanganan MoU oleh Bapak Darmasta Maulana dan Siswanto M. Muhammad.

Masuk kemateri kuliah, beliau mengemukakan banyak arahan, motivasi dan pandangan prospek peluang kerja di luar negeri. Berikut adalah isi materi kuliah umum yang beliau sampaikan.

Pada zaman dahulu  saya kuliah dikeperawatan karena 4 alasan, antara lain :
1. Karena tidak diterima di mana mana
2. Karena salah pilih
3. Karena dipaksa pihak lain
4. Karena ikut ikutan

Pada saat Rakernas membahas standar minimum gaji perawat di Indonesia. Tetapi sulit direalisasikan. Betapa banyak Rumah Sakit yang pemiliknya perawat? Berbicara masalah Gaji di luar negeri khususnya di Kuwait perbulan 705 Kuwait Dinar. Berapa 1 Kuwait Dinar jika di Rupiahkan? Sebesar 42.000.  Kesimpulannya 705x42000 = lebih kurang 30juta/bulan. Sangat fantastis bukan?

Saya ingin Memperbaiki martabat perawat Diluar negeri. Kenapa diluar negeri sana tidak ada yang demo menuntut RUU Keperawatan? Karena perawat sudah sejahtera, esensi dari RUU adalah karena urusan perut alias gaji.

Salah satu pertemuan ICN Yokohama menyebutkan akan ada suatu saat terjadi kekurangan perawat disatu belahan dan mencari dibelahan yang memiliki jumlah perawat di Dunia. Khusus di Indonesia. Perawat adalah profesi nomor 2 terbesar didunia setelah India.

Data dari Dikti ada 30.000 lulusan perawat setiap tahun. Mau dibawa kemana lulusan tersebut?
Ketika saya ke Cilacap, saya bertanya kepada lulusan S1 keperawatan jadi tukang ojek. Beliau menjawab kepada saya  "Pak hidup ini perlu realistis" 1 hari saya bisa mendapatkan 200.000
Dan sebulan saya bisa mendapatkan sekitar 6 juta.

Menjadi perawat di indonesia itu ngenes karena ada yang digaji 500.000 perbulan, namun ada 14.000  perawat di timur tengah. Karena
Mereka suka dgn perawat muslim. Sekalian haji dan umrah. Perawat tiap minggu umrah karena jaraknya hanya 1 kilometer dari Ka'bah.

Screening written dan interview kemudian training pre dan post exam training. Lulus ujikom international. Upgrade level A-Z. Saya membuka pelatihan yang bernama CJNC (Central Java Nursing Center) yang berpusat di Semarang. Beberapa rumah sakit yang bekerjasama adalah Al Noor Hospital, Makah Medical Center (MMC), Jeddah Hospital, ada beberapa Universitas yang membuka cabang di timteng diantaranya Unimus dan Unpad. Dan kita akan membangun Training Center cabang Yogyakarta yang berpusat di STIKes Madani Yogyakarta.

Selain itu, Qatar, dengan pendapatan perkapita nomor 3 terbesar dunia yang berencana membangun Qatar Medical System, rujukan medis dunia dengan mendirikan spesialis tiap penyakit. Nama Yayasannya seperti Hamad Med Corporation, Qatar Foundation, yang menadakan Job fair International Medical dengan mengundang PT. Elite.

Perlu diketahui permintaan kerja di timur tengah terbagi 4 keahlian yaitu : Emergency, Intensif Care Unit, Hemodialisa, Care Room.

Selanjutnya, acara kuliah umum ini dilengkapi dengan sesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan dikeluarkan oleh pembicara anatra lain:
1. Apa yang mendasari bapak mendirikan elite recruitment? Karena ingin memperbaiki martabat bangsa diluar negeri dan berawal dari nasib tenaga Kerja perawat yang miris. (Dijawab oleh Ainul Rafiq dan Alek Sandra)
2.Apa kepanjangan ICN? International Council Of Nurses (Dijawab oleh Khoiruzzaman)
3. Di LN kepanjangannya dari perawat yang lulus uji kompetensi adalah? RN (Dijawab oleh Akhwat)

Kemudian dilanjutkan sesi pertanyaan dari mahasiswa:
  1. Ainul Rafiq: apakah biaya untuk training nantinya mengalami kenaikan dari tahun ke tahun? Jawaban: Iya. Tergantung situasi dan kondisi. Untuk biaya dari registrasi, training, adminitrasi sampai dengan keberangkatan sebesar 12.500.000,- dengan cara 3 kali bayar.
  2. Dari akhwat: Berapakah umur maksimal perempuan jika ingin bekerja ke luar negeri? Jawaban: maksimal 30 tahun dan lebih baikberangkat beserta makhrom / suami. Untuk yang mengikuti program Ners, sudah masuk hitungan 1 tahun untuk penglaman kerja.
 
Sesi tanya jawab oleh mahasiswa. Foto: Dok @HimikaSMY
Seluruh mahasiswa yang menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan door prize yang telah disiapkan oleh pihak panitia HIMIKA SMY.

Pukul 12.20 selesailah acara Penendatanganan MoU dan kuliah umum. Acara ini juga dihadiri oleh 4 mahasiswa Ners dari STIKes Guna Bangsa yang berkesempatan mengikuti Screening Test dan Interview.

Maju terus generasi Keperawatan Indonesia umumnya, khususnya Keperawatan SMY. Selamat berjuang rekan-rekan di Stase Program Profesi Ners dan Selamat berjuang didunia kerja Pasca Sarjana.

#KuliahUmumSMY

Yogyakarta, 22 September 2014


Penulis             : Khoiruzzaman, S.Kep
Editor               : Arifuddin, S.Kep


Kesekretariatan : 
Address           : Jl. Wonosari Km. 10, Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan,
              Bantul, Yogyakarta - Stikes Madani Yogyakarta
              (0858 4062 9181)
Email               : himikamadaniyk@gmail.com
Fb    
               www.facebook.com/himikamadani 
Twitter
            : @HimikaSMY

Tidak ada komentar:

Posting Komentar